image

Foto: suaramerdeka.com / dok

15 Februari 2018 | 07:45 WIB | Suara Pantura

Akhmad Rofai Resmi Menjabat Sebagai Pjs. Wali Kota Tegal

SEMARANG, suaramerdeka.com  - Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah Drs. Akhmad Rofai, M. Si secara resmi menjabat sebagai Pjs. Wali Kota Tegal menggantikan Plt. Wali Kota Tegal Drs.HM Nursholeh yang harus cuti kampanye selama empat bulan kedepan.

Pengukuhan Akhmad Rofai tersebut dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Gubernur Jawa Tengah sesuai dengan SK Mendagri No. 131.33. 252 Tahun 2018 tanggal 13 Februari 2018 di Gedung Gradhika Bhakti Praja. Semarang. (14/2) bersama dengan empat kabupaten lainnya di Jawa Tengah yakni Kabupaten Temanggung, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Tegal, dan kabupaten Magelang yang juga akan menyelenggarakan Pilkada.

Plt. Wali Kota Tegal  Drs.HM Nursholeh, M. MPd sesaat usai acara pelantikan berpesan kepada warga Kota Tegal agar dapat menerima kehadiran penggantinya tersebut. "Kepada warga Kota Tegal mohon agar menerima Pjs. Walikota Tegal agar dapat bekerja dengan baik," pesannya.

Kang Nursholeh juga yakin Pjs.Wali Kota Tegal akan mampu menjalankan tugas nya di Kota Tegal sesuai dengan amanat gubernur.  "Saya yakin Akhmad Rofai dapat menjalankan tugasnya sesuai sesuai amanah gubernur yakni mengawal jalannya pemerintahan sesuai uu, menjaga kondusivitas dan ketertiban Kota Tegal, mengawal suksesnya jalannya pilkada, serta menjaga  netralitas ASN dengan tidak terlibat dalam politik praktis di Pilkada mendatang," katanya.

Di sisi lain, Akhmad Rofai mengungkapkan bahwa, kepercayaan yang diberikan Gubernur kepada dirinya untuk memimpin Kota Tegal tidak ringan, terlebih menjelang pilkada seperti saat ini.  

Menurutnya, dalam menjalankan tugasnya mendatang perlu dukungan semua pihak dari OPD dan Tokoh Agama, Forkopimda serta semua elemen masyarakat. "Tugas ini juga tidak bisa kami lakukan sendiri, tanpa peran serta berbagai elemen masyarakat di Kota Tegal," ucapnya.

Karena itu pihaknya berharap semua elemen masyarakat dapat "guyub" dan rukun menjaga kondusivitas menjelang pilkada di Kota Tegal.

(Andika Primasiwi /SMNetwork /CN26 )