image

RAPAT KOORDINASI: Pengurus UTI Pro Jateng berfoto bersama usai rapat koordinasi di Semarang.  (suaramerdeka.com/Royce Wijaya)

12 Maret 2018 | 02:11 WIB | Cabang Olahraga

UTI Pro Gelar Liga Pelajar Taekwondo

SEMARANG, suaramerdeka.com - Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) Jateng akan menggelar Liga Pelajar Taekwondo tingkat kabupaten/ kota atau provinsi. Liga pelajar yang telah dikoordinasikan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata ini menjadi program yang diagendakan UTI Pro tahun ini.

Rencana liga pelajar ini juga masuk sebagai bahan pembahasan dalam rapat kerja daerah (rakerda) UTI Pro di Hotel MG Suite Semarang, Sabtu (10/3). 

"Rakerda ini memang membahas audiensi antara UTI Pro Jateng dengan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Jateng. Termasuk menyampaikan program kerja berupa liga remaja yang dilaksanakan di tiap kabupaten/ kota maupun tingkat Jawa Tengah," jelas Sekretaris UTI Pro Jateng Lukas Heri Purnomo di Semarang, Minggu (11/3).

Rakerda dihadiri pengurus UTI Pro dari Kota Semarang, Pekalongan, Magelang, Kabupaten Demak, Semarang, Pekalongan, Kendal, Jepara, Magelang, Sukoharjo, Klaten, dan Cilacap. 

Menurut Lukas, audiensi turut membahas peningkatan hubungan kelembagaan. Rencana turnamen taekwondo Kapolres Semarang Cup dan Piala Gubernur Jateng juga disampaikan. Kepala Bidang Pembinaan Prestasi UTI Pro Jateng Inosensius Boro mengungkapkan, prestasi atletnya sudah cukup membanggakan.

Bukan hanya nasional, tapi atletnya juga berprestasi di tingkat internasional. Di kejuaraan Paku Alam Cup di Yogyakarta pada November 2017, atlet UTI Pro memborong 16 medali emas. 

Pada even internasional Korea Open, juga mampu meraih medali emas. Di Singapura Open, mempersembahkan medali perunggu. Atlet UTI Pro pun memborong 10 medali emas pada kejuaraan Danlanal di Lampung.

"Prestasi atlet UTI Pro tak perlu diragukan lagi, karena pembinaan prestasi sudah berjalan," tandasnya. Di sisi lain, Ketua UTI Pro Jateng Theodorus Yosep Parera mengatakan, hasil audiensinya dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata cukup membanggakan. 

Sebab, dinas terkait akan menandatangani sertifikat kejuaraan yang diselenggarakan UTI Pro, sekaligus memberikan penghargaan sama di setiap kejuaraan.

"Kami juga membahas keterlibatan pemerintah daerah untuk memberikan penghargaan finansial kepada atlet yang meraih medali. Seperti imbauan presiden, bahwa olahraga profesional itu merupakan bagian ekonomi kreatif," katanya.

Soal liga pelajar, turnamen ini sebagai ajang menjaring atlet yang bisa berprestasi, baik tingkat lokal, nasional, maupun internasional. 

(Royce Wijaya /SMNetwork /CN39 )